Kamis, 29 Mei 2014

Sintaksis Kelompok 6-Jurnal






FRASE DALAM SLOGAN LEMBAGA KEUANGAN ASURANSI DI PEKANBARU : ANALISIS STRUKTURAL

 


Kelompok Enam :
Gusti Ayu Anggraini
Rudi Gunawan
Siska Emilia
Windarti
Yulia Nopita
Lia Humairah


Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Islam Riau
Pekanbaru
2014
 




KATA PENGANTAR

            Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Swt, berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah dengan judul Frase dalam Slogan Lembaga Keuangan Asuransi di Pekanbaru : Analisis Struktural. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sintaksis Lanjut .
Dalam penyelesaian makalah ini, penulis mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Oleh karena itu, penulis  mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya. Dalam makalah ini penulis telah berusaha mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki dan apabila terdapat kesalahan maupun kekekurangan pada makalah ini, penulis menerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan kearah kesempurnaan.


Pekanbaru,    Mei 2014


                             Penulis




Bab 1 Pendahuluan 
1.1 Latar Belakang
            Bahasa merupakan sarana komunikasi yang tepat untuk menyampaikan suatu maksud kepada orang lain. Dengan bahasa, apa yang dinginkan oleh orang yang satu dapat dimengerti oleh orang lain secara tepat, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Dalam bentuk lisan, persepsi akan tercapai jika kedua penutur, komunikator dan komunikan, memiliki anggapan yang sama, sedangkan dalam bentuk tulisan komunikasi terjadi jika tulisan yang dibuat dipersepsikan dengan sama antara pembaca dan maksud penulisnya.
            Dalam kegiatan berbahasa yang kedua ini bentuk-bentuk tertulis merupakan perwakilan pikiran yang dicurahkan melalui lambang-lambang bunyi. Perbedaan penulisan yang dilakukan akan menimbulkan penafsiran yang berbeda pula. Demikian pula halnya dalam penulisan slogan.
            Slogan ialah “perkataan atau kalimat pendek yang menarik atau mencolok dan mudah diingat untk memberitahukan sesuatu’ (KBBI, 2005:1080). Dalam sebuah frase atau kalimat slogan terkandung pesan yang hendak disampaikan pembuatnya. Biasanya slogan dibuat untuk mempertahankan keberadaan lembaga dan memberi informasi dan jasa yng ditawarkan kepada khalayak yang memerlukan.
            Slogan memiliki konstruksi sendiri. Konstruksi  yang terdapat di dalamnya dapat menimbulkan maksud yang lebih (ambigu) (Parera, 1991:4849). Oleh karena itu, perlu dianalisis apakah kategori dan bagaimanakah pola-pola struktur frase pembentuk slogan lembaga keuangan asuransi dan pengkreditan tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah kategori dan pola-pola struktur frase pembentuk slogan lembaga keuangan asuransi dan pengkreditan tersebut?
1.3 Tujuan
1.      Mrngetahui kategori dan pola-pola struktur frase pembentuk slogan lembaga keuangan asuransi dan pengkreditan tersebut?

 Bab II Pembahasan
            Dari brosur yang ada didapati informasi bahwa kantor lembaga keuangan asuransi yang beroperasi di Pekanbaru sampai Agustus 2007 sebanyak 17 buah. Knator-kantor tersebut merupakan kantor cabang dan kantor lokal yang dimiliki oleh negara dan swasta. Asuransi Indojasa Finance dan Ramayana tidak memiliki slogan. Lembaga keuangan asuransi yang memiliki slogan sebanyak 15 buah. Slogan-slogan tersebut tertera dalam tabel berikut
No
Nama Lembaga
Slogan
1.
Asuransi AIG Lippo
For A Better Life
2.
Asuransi Allian
Perlindungan
3.
Asuransi Bumi Asih Jaya
Kasihinilah
4.
Asuransi Bumi Putera
Asuransi Jiwa Bersama Sejak 1912
5.
Asuransi Garda Oto
Don’t Worry Be Happy
6.
Asuransi Jasindo
Aman di Hati, Ringan di Premi
7.
Asuransi Jiwasraya
Secure Your Life
8.
Askes
Health Insurance Specialist
9.
Asuransi Prudential
Always Listening, Always Understanding
10.
Asuransi Rama
Your Partner in Progress
11.
Asuransi Sequislife
For A Better Tomorrow
12.
Asuransi Sun Life Financial
Plan Your Future
13.
Asuransi Tripa
Memberikan yang terbaik
14.
Asuransi Wahana Tata
Citra Kepercayaan dan Perlindungan Prima
15.
Asuransi Takaful
Asuransi Keluarga Sakinah

2.1 Kategori Frase Pembentuk Slogan
            Berdasarkan kategori frase yang dikemukakan oleh kridalaksana (1988), slogan lembaga keuangan asuransi dan pengkreditan di Pekanbaru dapat dianalisis sebagai berikut.
1.           For                A          Better               Life
            Prep                Art                                N
           
            F. Ekso. Direktif                    FN
Slogan Asuransi AIG Lippo ini memakai bahasa Inggris. Dalam tataran sintaksis, slogan ini berupa frase yang berfungsi sebagai keterangan. Dalam frase ini terdapat frase yang lain, yaitu a better life yang tersusun atas a, life, dan better. Kata life pada frase tersebut merupakan inti atau sumbu frase yang berkategori nomina, sedangkan a merupakan atributnya. Kata better dalam frase a better life hadir terakhir dan merupakan unsur menerangkan dalam kontruksi a better life. Dengan demikian, frase a better life tersusun dengan pola MM-D (Menerangkan Menerangkan-Diterangkan). Selanjutnya, frase a better life. Kata for yang berkategori preposisi menjadi penanda frase ini. Kata for dan a better life  tidak ada yang merupakan initi atau sumbu karena itu disebut frase eksosentris.
            Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, slogan di atas akan menjadi untuk kehidupan yang lebih baik dengan konstruksi sebagai berikut :
Untuk              kehidupan        yang                lebih                baik
Prep                       N              Konj               Adv                 A








 
                                                                F.Ekso. Direktif                  FA      
            F.Ekso Direktif
            Secara keseluruhan slogan tersebut berupa frase eksosentris direktif dengan penanda preposisi untuk. Dalam frase tersebut  terdapat tiga frase yang lebih kecil. Frase-frase tersebut, yaitu 1) frase adjektiva lebih baik yang tersusun atas adverbia lebih sebagai unsur diterangkan atau inti frase tersebut. 2) Frase lebih baik dengan konjungsi yang membentuk frase aksosentris nondirektif karena konjungsi yang dalam frase tersebut berfungsi sebagai partikel, dan 3) frase yang lebih baik  bersama nomina kehidupan membentuk frase nomina dengan unsur inti atau sumbu nomina kehidupan.
2.         Perlindungan              Buah                Hati                 Anda
                   N                          N                     N                     Pron
                                               
                                                FN                               FN      
                                    FN      
            Slogan ini berupa frase nomina. Empat kata pembentukannya maisng-masing menbentuk frase nomina. Nomina, nomina buah dan hati membentuk frase nomina buah hati dengan nomina buah sebagai unsur diterangkan atau inti frase dan nomina sebagai unsur yang menerangkan atau atributnya. Frase buah hati bersama pronomina persona anda membentuk frase nomina buah hati anda dengan buah hati sebagai unsur yang diterangkan/inti, sedangkan pronomina persona anda  berlaku sebagai unsur yang menerangkan/atributnya. Frase nomina buah hati anda membentuk frase nomina yang lebih besar perlindungan buah hati anda dengan nomina perlindungan sebagai unsur yang diterangkan/inti, sedang frase buah hati anda berlaku sebagai unsur yang menerangkan/atributnya.

3.         Kasihilah                     Sesamamu
                 V                                 N
                                                                                                                                                                                    FV
           
            Slogan yang sangat singkat ini tersusun atas dua kata kasihinilah dan sesamamu yang membentuk frase verbal. Verbal kasihilah dalam kontruksi slogan tersebut merupakan unsur inti atau sumbu, sedangkan adjektiva sesamamu adalah unsur atributnya.

4.          Asuransi         Jiwa    Bersama          Sejak   1912   
                  N               N        Adj                  Prep.   Num
                                                                                                                                                                                                        
                         FN                                             Ekso. Direktif
                                          FN
Slogan ini terdiri atas dua frase, asuransi jiwa bersama dan sejak 1912. Frase asuransi jiwa bersama terbentuk  atas frase nomina asuransi jiwa sebagai unsur yang diterangkan (D) dan adverbia bersama sebagai unsur yang menerangkan (M), sedangkan frase nomina asuransi jiwa tersusun atas nomina asuransi sebagai unsur yang diterangkan (D) dan nomina jiwa  sebagai unsur yang menerangkan (M).
Selanjutnya, Frase sejak 1912 tersusun atas preposisi sejak dan numeralia 1912. Karena tidak adanya unsur inti/diterangkan dalam konstruksi tersebut dan frase tersebut didahului preposisi untuk, maka frase tersebut dinamakan frase eksosentris direktif.

5.         Don’t          Worry       Be       Happy
             Tobe            V             V          A
                                                                 
                       FV                            FA

            Konstruksi slogan ini tersusun atas kata do, not, worry, be dan happy. Kata do not yang merupakan kata bantu verba worry sebagai unsur diterangkan/inti membentuk don’t worry dan verba be bersama adjektiva happy membentuk be happy dengan pola M-D. Jika dianalisis terpisah, bentukan-bentukan di atas merupakan frase, tetapi dalam konstruksi slogan di atas, bentukan don’t worry  be happy bukan frase, melainkan kalimat imperatif.
            Agar berterima kepada semua pembaca, sebaiknya slogan ini juga di Indonesiakan. Melalui penerjemahan slogan ini diubah menjadi jangan khawatir berbahagialah dengan  konstruksi sebagai berikut.



Jangan             Khawatir         berbahagialah
A                     Adj
       
            FA

 Slogan tersebut hanya berupa satu buah frase. Kata jangan dan khawatir membentuk frase jangan khawatir. Karena adjektiva khawatir berlaku sebagai unsur yang diterangkan/inti dan adverbia jangan adalah unsur menerangkkan/atribut, maka frase jangan khawatir termasuk frase adjektival.

6.         Aman di         Hati     Ringan             di         Premi
             A        Prep    N           A                  Prep       N
                                                                            
                       F.Ekso. Direktif                      F.Ekso.Direktif

            Slogan ini tersusun atas dua buah frase eksosentris direktif. Nomina hati dan premi membentuk frase di hati dan premi di premi. Karena dia antara kedua kata pembetuk frase tersebut bukan merupakan inti/sumbu frase dan didahului preposisi di, maka frase tersebut dinamakan frase eksosentris direktif.

7.         Secure             Your                Life
              V                   Prep                 N
                                   
                                               FV
Slogan ini juga berbahasa Inggris. Kata pembentuknya adalah your dan life. Dalam konstruksi slogan tersebut nomina life dan pronomina your membetuk frase nomina dengan nomina life sebagai unsur diterangkan/intinya, sedangkan pronomina your adalah unsur menerangkan/atribut frase tersebut sehingga berpola M-D.
Sesuai dengan Pedoman Pengindonesiaan Nama dan Ungkapan Asing, slogan tesebut seharusnya di Indonesiakan agar dapat dimengerti oleh semua pembaca. Dengan penerjemahan slogan tersebut dapat diubah menjadi Selamatkan hidupmu!

8.         Health                         Insurannce       Specialist
  N                         N                     N


 
            FN
                                                FN

Slogan berbahasa Inggris ini memakai nomina sebagai unsur pembentuknya. Nomina insurance dan nomina health membentuk frase health insurance dengan nomina insurance sebagai unsur inti/pusat frase. Frase health insurance bersama nomina specialist membentuk frase nomina yang lebih besar dengan unsur diterangkan/inti specialist.
Agar berterima dengan seua pembaca, slogan ini sebaiknya di Indonesiakan. Denagn penerjemahan dan penyesuaian, slogan ini dapat diubah menjadi spesialis asuransi kesehatan. Konstruksi  yang ditampilkan sebagai berikut.
Spesialis          Asuransi          Kesehatan
    N                      N                      N


 
                                      FN                  FN

             Nomina asuransi dan kesehatan membentuk frase asuransi kesehatan. Karena nomina asuransi adalah unsur diterangkan/inti dalam konstruksi asuransi kesehatan, maka frase asuransi kesehatan  berkategori frase nomina. Demikian pula selanjutnya, frase asuransi kesehatan bersama nomina spesialis membentuk frase nomina spesialis asuransi kesehatan yang lebih besar dengan spesialis sebagai unsur inti.

9.         Always            Listening         Always            Understanding
             Adv                    N                   Adv                        N
                                                                                                                                         
                        FN                                                FN

                        Slogan ini terdiri atas dua frase nomina, always listening dan always nomina listening membentuk frase nomina always listening dengan listening sebagai unsur diterangkan/inti dan adverbia always sebagai unsur menerangkan/atributnya sehingga berpola M-D. Demikian pula dengan always dan understanding. Kedua kata ini membentuk frase nomina dengan nomina understanding sebagai unsur diterangkan/inti.
            Sesuai dengan ketentuan penggunaan bahasa Indonesia di tempat umum, slogan ini seharusnya di-Indonesiakan. Dengan penerjemahan, slogan tersebut menjadi sebagai beriku. Selalu  mendengar,  Selalu  mengerti.

            Adv     V         Adv     V
                                                      
                  FV                   FV
           
            Berbeda dengan asalnya, slogan ini tersusun atas dua frase verbal, selalu mendengar dan selalu mengerti. Frase selalu mendengar terdiri dari adverbia selalu dan verba mendengar dengan unsur diterangkan/inti verba. Demikian pula dengan frase selalu mengerti. Frase ini terdiri dari adverbia selalu dan verba mengerti dengan verba mengerti sebagai unsur diterangkan/intinya.

10.       Your    Partner             in         Progress
Pron       N                 Prep          N
   D
                                                      

Ada dua frase yang berbeda dalam slogan ini. Nomina partner  dan pronomina your membentuk frase nomina your partner dengan nomina partner sebagai unsur unsur yang diterangkan, sedangkan pronomina your berlaku sebagai berpola M-D. Di sisi lain, nomina progress bersama preposisi in membentuk sebuah frase. Karena di antara dua kata pembentuknya tidak memiliki perilaku sintaksis yang sama dan di dalamnya terdapat preposisi in, maka frase ini dinamakan frase endosentris direktif.
            Agar berterima dengan semua pembaca, sesuai dengan Pedoman Penginonesiaan Nama dan Ungkapan Asing, slogan tersebut seharusnya di-Indonesiakan. Dengan penerjemahan dan penyesuaian, slogan ini dapat diubah menjadi Rekan Anda dalam kemajuan. Konstruksi yang ditampilkannya sebagai berikut.

            Rekan              Anda             dalam             Kemajuan
  N                     Pron.              Prep.                                N
                                                                                
            FN                                     F. Ekso Direktif

11.       For       A         Better             Tomorrow
Prep    Art        A                          N








 
    F. Ekso. Direktif                FN

Slogan ini memakai frase yang yang berfungsi sebagai keterangan. Dalam frase ini terdapat frase yang lain, yaitu a bettter tomorrow  yang tersusun atas a, tomorrow, dan better. Kata tomorrow pada frase tersebut merupakan inti atau sumbu frase yang berkategori nomina, sedangkan a merupakan atributnya sehingga membentuk pola M-D. Kata better  dalam frase a better tomorrow hadir terakhir dan merupakan unsur menerangkan dalam konstruksi  a better tomorrow.  Dengan demikian, frase a better tomorrow tersusun dengan pola MM-D (Menerangkan Menerangkan Diterangkan). Selanjutnya, a better tomorrow  dan kata for  membentuk frase for a better tomorrow.  Kata for yang berkategori preposisi  menjadi penanda frase ini. Kata for dan a better tomorrow  tidak dapat dipisahkan. Antara kata for dan a better tomorrow tidak ada yang merupakan inti atau sumbu karena itu disebut frase eksosentris  direktif.
Agar dapat dipahami oleh seluruh masyarakat pembacanya, sebaiknya slogan ini di-Indonesia kan sesuai dengan ketentuan penggunaan bahasa Indonesiakan sesuai dengan ketentuan penggunaan bahasa Indonesia di tempat umum dalam Pedoman Pengindonesian Nama dan Ungkapan Asing (2004:5). Dengan penerjemahan ke dalam bahasa Indonseia, slogan tersebut tersebut dapat diubah menjadi untuk esok yang lebih lebih baik dengan konstruksi sebagai berikut.

Untuk              esok                 yang    lebih    baik
Prep.                 N                   Konj.  Adv.     A


 
                                                                        FA
                                                F. Ekso. Direktif
                                                       FN                      
                  F.Ekso. Direktif

12.       Plan     Your    Future
             V         Pron      N
                                            
                                FN
           
            Kata pembentuk slogan ini adalah your dan future. Dalam kontruksi slogan tersebut nomina future dan pronomina your membentuk frase nomina dengan nomina future  sebagai unsur diterangkan/intinya, sedangkan pronomina your adalah unsur menerangkan/atribut frase tersebut.
            Sesuai dengan Pedoman Pengindonesiaan Nama dan Ungkapan Asing, slogan tersebut seharusnya di Indonesiakan agar dapat dimengerti oleh semua pembaca. Dengan penerjemahan slogan tersebut dapat diubah menjadi rencanakan masa depan anda dengan konstruksi sebagai berikut.


Rencanakan     Masa    Depan  Anda
                    V              N          A        Pron.
                                                                                                                    
                                        FN              FN                       
                            FV                              

            Nomina masa dan adjektiva depan memiva bentuk frase nomina masa depan dengan nomina masa sebagai unsur yang diterangkan/intinya, sedangkan adjektiva depan berlaku sebagai unsur yang menerangkan/atributnya. Setelah itu, frase masa depan bersama pronomina persona anda membentuk frase nomina masa depan anda dengan nomina masa  sebagai unsur yang diterangkan/intinya. Frase yang terakhir terbentuk adalah frase verbal rencanakakn masa depan anda. Verba rencanakan  berlaku sebagau unsur yang diterangkan dalam frase tersebut, sedangkan frase masa depan anda berlaku sebagai unsur yang menerangkan/atributnya. Oleh karena itu, disebut frase verbal.


13.       Memberikan    yang    Terbaik
                     V            Konj.      A
                                                
                              FV          F. Ekso. Nundirektif
           
            Slogan ini tersusun atas frase verbal memberikan yang terbaik dengan verba memberikan sebagai unsur inti/diterangkan dan frase yang terbaik sebagai unsur atribut/menerangkan sehingga berpola D-M. Dalam frase ini terdapat frase lain yang terbaik tersusun atas konjungsi yang dan adjektiva terbaik. Karena salah satu atau kedua kata pembentuk frase tersebut atau kedua kata pembentuk frase tersebut tidak dapat mewakili frase tersebut, maka frase tersebut dinamakan frase eksosentris nondirektiif.

14.       a.         Citra Kepercayaan   dan   Perlindungan  Prima
                          N          N             Konj.          N              A
             
                           FN                                                     FN
                                         FN Koordinatif
            b.         Citra Kepercayaan   dan   Perlindungan    Prima
                          N             N          Konj.          N                 A
                                                                                                                               
                                               FN Koordinatif                                     
                              FN                                                              
                                                                FN
           
            Slogan ini memiliki ambiguitas pembentukan. Dalam diagran (a) nomina citra dan kepercayaan membentuk frase nomina citra kepercayaan dengan nomina citra sebagai unsur yang diterangkan/inti frase. Di sini lain, nomina perlindungan prima membentuk frase nomina perlindungan prima dengan nomina perlindungan sebagai unsur yang diterangkan/intinya. Selanjutnya, dua frase nomina ini bergabung dengan konjungsi dan membentuk frase koordindatif citra kepercayaan dan perlindungan prima. Dalam diagram (b) Frase nomina koordinatif terbentuk lebih dahulu dengan nomina kepercayaan dan perlindungan  sebagai unsur yang diterangkan/inti. Setelah itu, frase koordinatif kepercayaan dan perlindungan dan nomina citra sebagai unsur yang diterangkan/ atribut. Terakhir, adjektiva prima, melekat pada frase citra kepercayaan dan perlindungan sehingga membentuk frase citra kepercayaan dan perlindungan prima.
            Dengan dua pembentukan tersebut akan muncul dua makna di dalamnya, yaitu :
a.       (Citra kepercayaan) dan (perlindungan yang prima)
b.      (citra kepercayaan yang prima) dan (citra perlindungan yang prima)

15.       Asuransi          Keluarga         Sakinah
     N                    N                     A


 
                               FN                        FN

            Slogan ini yang terdiri dari asuransi, keluarga, dan sakinah berupa frase nomina. Nomina keluarga dan adjektiva sakinah membentuk frase keluarga sakinah dengan nomina keluarga sebagai unsur diterangkan/inti, sedangkan adjektiva sakinah merupakan unsur menerangkan/atributnya. Selanjutnya, frase keluarga sakinah dan nomina asuransi dalam kontruksi slogan ini adalah unsur inti/ diterangkan, sedangkan frase keluarga sakinah  merupakan unsur menerangkan/atributnya.




 Pola-Pola Pembentukan Frase Slogan Lembaga Keuangan Asuransi di Lembagi Keuangan Asuransi di Pekanbaru
            Dari slogan-slogan yang telah diuraikan di atas, diketahui bahwa frase-frase yang membentuk slogan lembaga keuangan asuransi di Pekanbaru membentuk pola-pola sebagai berikut.
1.  Frase Nomina
a.       N + N
Buah hati (2)
Asuransi jiwa (4)
Health insurance/ asuransi kesehatan (8)
Citra kepercayaan (14 a)
b.    N + Pron :
       your partner / mitra anda (10)
c.    N + A
       Perlindungan prima (14 a)
       Keluarga sakinah (15)
d.    N + FN
       Perlindungan buah hati anda (2)
       Health insurance specialist/ spesialis
       Asuransi kesehatan
       citra kepercayaan dan perlindungan (14 b)
       asuransi keluarga sakinah (15)
e.    N + F. Ekso. Nondiraktif :
       a better life / kehidupan yang lebih baik (1)
 f.   FN  +  FN
       citra kepercayaan  dan perlindungan prima (14 a)
g.    FN + FN
       always listening, always
       understanding (9)
       citra kepercayaan dan perlindungan prima (14 a)

2.  Frase Verbal
          i.   V + V  : don’t worry (5)
          j.   V + V   : be happy (5)
          k.  V +  N  : kasihinilah sesamamu (3)
          l.   V + FN : secure your life (7)
                              plan your future (12)
         m.  V + F Ekso Nondirektif :
                memberikan yang terbaik (13)
3.  Frase Adjektival
         n.    Adv. + A : lebih baik (1,11)
                 jangan khawatir (5)
         o.     V + A
                  be happy (5)
4. Frase Eksosentris
          p.   Non Direktif :
                yang terbaik (13)
          q.   Direktif  :
                 for a better life (1)
                 Sejak (4)
                 Di hati  (6)
                 Di premi (6)
                 In progress (10)
                 For a better tomorrow (11)

 BAB III  PENUTUP

   3.1  Simpulan
          Setelah melakukan analisis terhadap slogan lembaga keuangan asuransi dan pengkreditan di kota Pekanbaru, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :
          Kategori frase yang membentuk slogan lembaga keuangan asuransi di Pekanbaru adalah frase nomina, frase verbal, verbal, frase adjektival, frase eksosentris nondirektif, dan frase eksosentris direktif dengan kemunculan frase nomina berjumlah 16, frase  verbal 6, frase  adjektival 4, frase eksosentris nondirektif 1, dan frase eksosentris direkstif sebanyak 6.
          Dari frase-frase yang dianalisis dapat diketahui bahwa  frase yang membentuk slogan lembaga  keuangan asuransi di Pekanbaru membentuk pola D-M untuk slogan berbahasa Indonesia, sedangkan slogan berbahasa Inggris memakai pola M-D atau MM-D dengan sebaran N + N,N + Pron, N + A,N + FN,N  +F. Ekso. Nonderekt, FN + A, FN + Adv., FN + FN,V + V,V + A,V + N, V + FN, V +F. Ekso. Direkt, dan F. Ekso. Direkt. Drai pola-pola pembentukan diketahui bahwa terdapat satu buuah slogan yang memiliki ambiguitas pembentukan. Slogan tersebut adalah citra kepercayaan dan Perlindungan Prima.

 3.2 Saran
Agar setiap pembaca khususnya dapat kritis dalam menanggapi frase dalam slogan lembaga keuangan asuransi di Pekanbaru karena sangat bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan.


Daftar Pustaka

Abidin. 2010. “Frase dalam Slogan Lembaga Keuangan Asuransi di Pekanbaru :   
       Analisis Struktural.”  Jurnal Bahasa dan Sastra, Volume 1, No 1.

Senin, 12 Mei 2014

Alfatiha Ayat 6


Tugas 6 Semantik

Analisis Terjemahan Surat Alfatihah Ayat Ke 6 Berdasarkan Al Quran dan  Hadist


1. Berdasarkan  Al quran
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6)
(6). Tunjukilah kami jalan yang lurus

Keterangan : jalan yang lurus yaitu jalan hidup yang benar, yang dapat membuat bahagia di dunia dan akhirat.

2. Berdasarkan hadist
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
             (6). Tunjukilah kami jalan yang lurus.
Bacaan yang dipakai oleh jumhur atau mayoritas ulama ialah shirat dengan menggunakan shad. Tetapi ada pula yang membacanya sirat dengan memakai sin, ada pula yang membacanya zirat dengan memakai za, yang menurut imam al-Farra berasal dari dialek Bani Uzrah dan Bani Kalb.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, shiratal mustaqim atau jalan yang lurus, menurut sebagian sahabat dan ulama bermakna kitabullah atau al-Qur'an. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a.

 قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "الصِرَاطُ الْمُسْتَقِيْمُ كِتَابُ اللهِ"
Shiratal mustaqim adalah Kitabullah

Dalam riwayat yang lain sayyidina Ali mengatakan bahwa al-Qur'an merupakan tali Allah yang kuat; dia adalah bacaan yang penuh hikmah, juga jalan yang lurus.
Menurut pendapat lain, shiratal mustaqim adalah agama Islam, berdasarkan hadits yang diriwayatkan sahabat Ibnu Abbas, bahwa malakat Jibril pernah berkata kepada nabi Muhammad saw, "Hai Muhammad, katakanlah: Tunjukilah kami jalan yang lurus." Makna yang dimaksud ialah "berilah kami ilham jalan petunjuk, yaitu agama Allah yang tiada kebengkokan di dalamnya". 
Syaikh Ibnul Hanafiyyah mengatakan yang dimaksud Ihdinas shiratal mustaqim adalah "agama Islam yang merupakan satu-satunya agama yang diridlai oleh Allah swt buat hamba-Nya". Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal dalam Musnad-nya menyatakan Rasulullah saw bersabda:

"ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا صِرَاطًا مُسْتَقِيْمًا، وَعَلَى جَنْبَتَيِ الصِّرَاطِ سُوْرَانِ فِيْهِمَا أَبْوَابٌ مُفَتَّحَةٌ، وَعَلَى الْأَبْوَابِ سُتُوْرٌ مُرْخَاةٌ، وَعَلَى بَابِ الصِّرَاطِ دَاعٍ يَقُوْلُ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ، ُادْخُلُوا الصِّرَاطَ جَمِيْعًا وَلَا تَعُوْجُوْا، وَدَاعٍ يَدْعُو مِنْ فَوْقِ الصِّرَاطِ، فَإِذَا أَرَادَ الْإِنْسَانُ أَنْ يَفْتَحَ شَيْئًا مِنْ تِلْكَ الْأَبْوَاِبِ، قَال: وَيْحَكَ، لَا تَفْتَحْهُ؛ فَإِنَّكَ إِن تَفْتَحُهُ تَلِجْهُ. فَالصِّرَاطُ الإِسْلَامُ، وَالسُّوْرَانِ حُدُوْدُ اللهِ، وَالْأَبْوَابُ الْمُفَتَّحَةُ مَحَارِمُ اللهِ، وَذَلِكَ الدَّاعِي عَلَى رَأْسِ الصِّرَاطِ كِتَابُ اللهِ، وَالدَّاعِي مِنْ فَوْقِ الصِّرَاطِ وَاعِظُ اللهِ فِي قَلْبِ كُلِّ مُسْلِمٍ"
Allah membuat suatu perumpamaan, yaitu sebuah jembatan yang lurus; pada kedua sisinya terdapat dua tembok yang mempunyai pintu-pintu terbuka, tetapi pintu-pintu tersebut terdapat tirai yang menutupinya, sedangkan pada pintu masuk ke jembatan itu terdapat penyeru yang menyerukan, "Hai manusia, masuklah kalian semua ke jembatan ini dan janganlah kalian menyimpang darinya." Dan diatas jembatan terdapat pula seorang penyeru; apabila ada seorang yang hendak membuka salah satu dari pintu-pintu (yang berada di kedua jembatan) itu, maka penyeru itu berkata, "Celakalah kamu, janganlah kamu buka pintu itu, karena sesungguhnya jika kamu buka niscaya kamu masuk ke dalamny." Jembatan itu adalah agama Islam, kedua tembok itu adalah batasan-batasan (hukum-hukum/had) Allah, pintu-pintu yang terbuka itu adalah hal-hal yang diharamkan oleh Allah, sedangkan juru penyeru yang berada di depan pintu jembatan adalah kitabullah, dan juru penyeru yang berada diatas jembatan itu adalah nasehat Allah yang berada dalam kalbu/hati setiap orang muslim. (H.R. Imam Ahmad)

Ihdinas shiratal mustaqim menurut imam mujahid seorang tabi'in yang menjadi panutan para ahli tafsir mengatakan, Tunjukilah kami jalan yang lurus, adalah perkara yang hak. Makna ini lebih mencakup semuanya (yakni kitabullah dan agama Islam) dan tidak ada pertentangan antara pendapat ini dengan pendapat-pendapat lain yang sebelumnya. Bahkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Jarir Tunjukilah kami jalan yang benar; yang dimaksud jalan yang benar adalah Nabi Muhammad saw dan kedua sahabat yang menjadi khalifah sesudahnya (yaitu Abu Bakar dan Umar r.a).
Menurut al-Hafidz Ibnu Katsir bahwa semua pendapat diatas adalah benar, satu sama lainnya saling memperkuat, karena barang siapa yang mengikuti nabi Muhammad saw dan kedua sahabatnya (yakni Abu bakar dan Umar r.a), berarti ia mengikuti jalan yang hak (benar); dan barang siapa yang mengikuti jalan yang benar, berarti ia mengikuti jalan Islam. Barangsiapa mengikuti jalan Islam, berarti mengikuti al-Qur'an, yaitu Kitabullah atau tali Allah yang kuat dan jalan yang lurus. Semua pendapat benar dan masing-masing saling membenarkan yang lain.
Ibnu jarir at-Thabari dalam menafsirkan Ihdinas shiratal mustaqim, Tunjukilah kami jalan yang lurus, adalah "ya Allah berilah kami taufiq keteguhan dalam mengerjakan semua yang Engkau ridlai dan semua ucapan serta perbuatan yang telah dilakukan oleh orang-orang yang telah Engkau beri nikmat taufiq diantara hamba-hamba-Mu, yang demikian itu adalah jalan yang lurus. Dengan ayat ini pula, kita mohon agar diberi taufiq atau dorongan keteguhan agar kita dapat  melakukan amal perbuatan seperti amal perbuatan orang-orang yang telah memperoleh nikmat taufiq dari Allah diantara hamba-hamba-Nya -yakni dari kalangan para nabi, para siddiqin, para syuhada dan orang-orang yang shaleh- yang telah mendapat taufiq dalam Islam, berpegang teguh kepada Kitabullah, mengerjakan semua yang diperintahkan oleh Allah, dan menjauhi larangan-larangan-Nya serta mengikuti jejak nabi Saw dan empat khalifah sesudahnya serta jejak setiap hamba yang shaleh, yakni shiratal mustaqim, jalan yang lurus.
Mengapa kita yang sudah mendapatkan hidayah masih selalu terus dianjurkan memohon hidayah dalam setiap shalat dan semua keadaan, apakah ini bukan berarti meminta sesuatu yang telah kita dapatkan? "Tidak", seandainya seorang hamba tidak meminta petunjuk di siang dan malam harinya, niscaya Allah tidak akan membimbingnya ke arah itu. Sungguh seorang hamba selalu memerlukan Allah dalam setiap saat dan keadaannya agar dimantapkan hatinya pada hidayah dan dipertajam pandangannya untuk menemukan hidayah, serta hidayahnya makin bertambah meningkat dan terus menerus berada dalam jalan hidayah. Dalam al-Qur'an pun Allah juga memerintahkan orang yang beriman agar beriman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ [النساء : 136]
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. (an-Nisa' : 136)
Hal ini bukan termasuk kedalam pengertian meraih apa yang telah teraih, melainkan makna yang dimaksud adalah perintah untuk meneguhkan iman dan terus menerus melakukan semua amal perbuatan yang melestarikan keimanan. Allah pun memerintahkan kita untuk berdoa:
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ [آل عمران : 8]
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia).
akhirnya اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
  Tunjukilah kami jalan yang lurus. Ya Allah, tetapkanlah kami pada jalan yang lurus dan janganlah Engkau simpangkan kami ke jalan yang lain.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلكُمْ فِى الْقُرآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُ الرَّحِمِيْنَ


Minggu, 11 Mei 2014

KONSTRUKSI DAN KONSTITUEN



NAMA            : Gusti Ayu Anggraini
KELAS           : 6.C
NPM               : 116211757
TUGAS           : Sintaksis Lanjut Bahasa Indonesia
Dosen Pembimbing: Ermawati S, S.Pd., M.A.

KONSTRUKSI DAN KONSTITUEN
Contoh : Burung Merpati itu terbang tinggi


 

Keterangan:
1.      Kalimat tersebut memiliki 2 konstruksi, yaitu :
Burung Merpati itu, terbang tinggi
2.    Konstituennya ada 3 yaitu :
       Burung Merpati, terbang, tinggi